Wednesday, June 9, 2021
Friday, April 30, 2021
April 30, 2021
Alvina Damayanti
No comments
RESUME
"Indikator Kesehatan dalam Kedauratan"
Nama : Alvina Damayanti
Nim/Kelas : 1911211031/A1
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Thursday, April 22, 2021
April 22, 2021
Alvina Damayanti
No comments
RESUME
"Manajemen Air Bersih dan Sanitasi pada Kondisi Bencana"
Nama : Alvina Damayanti
Nim/Kelas : 1911211031/A1
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Nim/Kelas : 1911211031/A1
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Saturday, April 11, 2020
April 11, 2020
Alvina Damayanti
No comments
RESUME
"Standar K3 Rumah Sakit"
Nama : Alvina Damayanti
Nim/Kelas : 1911211031/A1
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Nim/Kelas : 1911211031/A1
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Saturday, April 4, 2020
April 04, 2020
Alvina Damayanti
No comments
RESUME
"Sistem Manajemen Keselamatan & Kesehatan Kerja"
Nama : Alvina Damayanti
Nim/Kelas : 1911211031/A1
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Saturday, March 28, 2020
March 28, 2020
Alvina Damayanti
No comments
RESUME
"ACCIDENT INVESTIGATION"
Nama : Alvina Damayanti
Nim/Kelas : 1911211031/A1
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas
Thursday, March 5, 2020
March 05, 2020
Alvina Damayanti
10 comments
WASPADA
BEBERAPA PENYAKIT DI MUSIM HUJAN
Beberapa
hari belakangan, Indonesia tengah memasuki musim hujan. Boleh
dikatakan, hampir setiap hari hujan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia. Sehubungan
dengan tingginya intensitas hujan di sejumlah wilayah, Kementerian Kesehatan
memberikan imbauannya.
Melalui
unggahan di akun media sosialnya, Kemenkes membagikan informasi terkait
penyakit yang perlu untuk diwaspadai masyarakat di musim hujan ini. Setidaknya
ada 5 penyakit yang paling umum muncul selama musim hujan seperti saat ini. "Saat
musim hujan seperti sekarang ini menjadi kesempatan bagi microorganisme penyakit
untuk menyerang manusia. Karenanya, stamina tubuh harus di jaga agar selalu
sehat dan bugar, sehingga ngak gampang terkena penyakit yg sering terjadi saat
musim hujan." tulis akun Twitter @KemenkesRI.
1. Influenza
Penyakit
yang disebabkan oleh virus influenza A, B atau C ini dapat menyebar melalui
batuk, bersin, atau hanya dengan sentuhan pada benda yang sudah terkontaminasi
oleh penderita flu.
"Influenza
itu sebenarnya berbahaya dan mengancam nyawa, juga sangat berpotensi menjadi
wabah karena dapat menular dengan cepat. Bahaya kalau sampai komplikasi,"
kata Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia Prof Dr dr Iris Rengganis
SpPD dalam acara Bebas Influenza Saat Travelling di Jakarta, Senin
(25/11/2019).
Pada
kondisi parah, influenza bisa mengakibatkan komplikasi seperti pneumonia, gagal
ginjal, gagal hati, hingga kematian.
Influenza
dapat dicegah dengan melakukan olahraga secara rutin dan istirahat yang cukup.
Selain
itu, memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta menjaga kebersihan juga bisa
menjadi langkah pencegahan.
Orang
yang terkena flu disarankan untuk memakai masker agar virusnya tidak menyebar
kepada orang lain.
Gejala
influenza: batuk, pilek, sakit tenggorokan, letih, lesu, mual, muntah, diare,
dan demam lebih dari 38 derajat.
2. Diare
Diare
merupakan penyakit yang ditandai dengan gejala encernya feses yang dikelurakan
dan frekuensi baung air besar yang lebih sering daripada biasanya.
Bakteri
penyebab diare yang paling umum yaitu seperti rotavirus, shigella, E.coli,
cryptosporidium dan lain sebagainya.
Pencegahan
diare dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan, yaitu membiasakan diri mencuci
tangan menggunakan sabun di air mengalir, buang air besar pada tempatnya, serta
menjaga kebersihan dan kesehatan makanan yang dikonsumsi.
Gejalan
diare di antaranya adalah dehidrasi, lemas, kulit kering, pusing, dan sering
buang air besar.
3. Demam Berdarah
Penyakit
ini disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictusini.
Demam
berdarah dapat dicegah dengan melakukan 3M plus.
3M
plus adalah :
- Menguras bak mandi
- Menutup tempat air
- Memanfaatkan barang-barang bekas
Selain
itu juga dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Gejala
demam berdarah: sakit kepala, demam mendadak, nyeri belakang bola mata, mual
dan manifestasi pendarahan seperti mimisan atau gusi berdarah serta adanya
kemerahan pada permukaan tubuh penderita.
4. Leptospirosis
Penyakit
ini ditularkan melalui kencing tikus yang penularannya masuk ke dalam tubuh
manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit lecet, dan makanan.
Membiasakan
perilaku hidup bersih dan sehat menjadi salah satu langkah untuk mencegah
terkena penyakit ini.
Selain
itu juga dengan cara membasmi tikus di rumah maupun lingkungan sekitar.
Gejala
terkena leptospirosis ialah menggigil, batuk, diare, demam tinggi, sakit
kepala, nyeri otot, mata merah, dan tidak nafsu makan.
5. Hepatitis A
Hepatitis
A merupakan penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh virus HAV.
Penularannya
lewat fecal-oral yakni kotoran dan mulut (makanan dan air yang telah
terkontaminasi virus HAV).
Dikatakan
bahwa Hepatitis A bukanlah penyakit mematikan, namun mudah menular dan
menyebar.
Penyakit
ini dapat dicegah dengan membiasakan memasak makanan maupun minuman yang
dikonsumsi secara tepat, membiasakan hidup bersih, serta melakukan vaksinasi
hepatitis A.
Gejalanya
adalah demam tinggi, lesu, lemah, mual, muntah, urin seperti teh, serta mata
dan pangkal kuku menjadi kuning.
Subscribe to:
Comments (Atom)










































