Saturday, March 28, 2020

RESUME

"ACCIDENT INVESTIGATION"


Nama : Alvina Damayanti
Nim/Kelas : 1911211031/A1
Dosen Pengampu : Aulia Rahman, SKM., MKM
Ilmu Kesehatan Masyarakat
Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Andalas








Thursday, March 5, 2020

WASPADA
BEBERAPA PENYAKIT DI MUSIM HUJAN


Beberapa hari belakangan, Indonesia tengah memasuki musim hujan. Boleh dikatakan, hampir setiap hari hujan mengguyur sejumlah wilayah di Indonesia. Sehubungan dengan tingginya intensitas hujan di sejumlah wilayah, Kementerian Kesehatan memberikan imbauannya. 
Melalui unggahan di akun media sosialnya, Kemenkes membagikan informasi terkait penyakit yang perlu untuk diwaspadai masyarakat di musim hujan ini. Setidaknya ada 5 penyakit yang paling umum muncul selama musim hujan seperti saat ini. "Saat musim hujan seperti sekarang ini menjadi kesempatan bagi microorganisme penyakit untuk menyerang manusia. Karenanya, stamina tubuh harus di jaga agar selalu sehat dan bugar, sehingga ngak gampang terkena penyakit yg sering terjadi saat musim hujan." tulis akun Twitter @KemenkesRI.



1. Influenza


Penyakit yang disebabkan oleh virus influenza A, B atau C ini dapat menyebar melalui batuk, bersin, atau hanya dengan sentuhan pada benda yang sudah terkontaminasi oleh penderita flu.
"Influenza itu sebenarnya berbahaya dan mengancam nyawa, juga sangat berpotensi menjadi wabah karena dapat menular dengan cepat. Bahaya kalau sampai komplikasi," kata Ketua Perhimpunan Alergi-Imunologi Indonesia Prof Dr dr Iris Rengganis SpPD dalam acara Bebas Influenza Saat Travelling di Jakarta, Senin (25/11/2019).
Pada kondisi parah, influenza bisa mengakibatkan komplikasi seperti pneumonia, gagal ginjal, gagal hati, hingga kematian.
Influenza dapat dicegah dengan melakukan olahraga secara rutin dan istirahat yang cukup.
Selain itu, memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta menjaga kebersihan juga bisa menjadi langkah pencegahan.
Orang yang terkena flu disarankan untuk memakai masker agar virusnya tidak menyebar kepada orang lain.
Gejala influenza: batuk, pilek, sakit tenggorokan, letih, lesu, mual, muntah, diare, dan demam lebih dari 38 derajat.

2. Diare


Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan gejala encernya feses yang dikelurakan dan frekuensi baung air besar yang lebih sering daripada biasanya.
Bakteri penyebab diare yang paling umum yaitu seperti rotavirus, shigella, E.coli, cryptosporidium dan lain sebagainya.
Pencegahan diare dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan, yaitu membiasakan diri mencuci tangan menggunakan sabun di air mengalir, buang air besar pada tempatnya, serta menjaga kebersihan dan kesehatan makanan yang dikonsumsi.
Gejalan diare di antaranya adalah dehidrasi, lemas, kulit kering, pusing, dan sering buang air besar.

3. Demam Berdarah


Penyakit ini disebabkan oleh virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictusini.
Demam berdarah dapat dicegah dengan melakukan 3M plus.
3M plus adalah :
- Menguras bak mandi
- Menutup tempat air
- Memanfaatkan barang-barang bekas
Selain itu juga dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Gejala demam berdarah: sakit kepala, demam mendadak, nyeri belakang bola mata, mual dan manifestasi pendarahan seperti mimisan atau gusi berdarah serta adanya kemerahan pada permukaan tubuh penderita.

4. Leptospirosis



Penyakit ini ditularkan melalui kencing tikus yang penularannya masuk ke dalam tubuh manusia melalui selaput lendir, mata, hidung, kulit lecet, dan makanan.
Membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi salah satu langkah untuk mencegah terkena penyakit ini.
Selain itu juga dengan cara membasmi tikus di rumah maupun lingkungan sekitar.
Gejala terkena leptospirosis ialah menggigil, batuk, diare, demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, mata merah, dan tidak nafsu makan.


5. Hepatitis A


Hepatitis A merupakan penyakit peradangan hati yang disebabkan oleh virus HAV.
Penularannya lewat fecal-oral yakni kotoran dan mulut (makanan dan air yang telah terkontaminasi virus HAV).
Dikatakan bahwa Hepatitis A bukanlah penyakit mematikan, namun mudah menular dan menyebar.
Penyakit ini dapat dicegah dengan membiasakan memasak makanan maupun minuman yang dikonsumsi secara tepat, membiasakan hidup bersih, serta melakukan vaksinasi hepatitis A.
Gejalanya adalah demam tinggi, lesu, lemah, mual, muntah, urin seperti teh, serta mata dan pangkal kuku menjadi kuning.







Wednesday, March 4, 2020

PENTINGNYA AKTIVITAS FISIK


Aktivitas Fisik menurut World Health Organization (WHO) didefinisikan sebagai gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang membutuhkan pengeluaran energi. Aktivitas fisik meliputi latihan serta kegiatan lain yang melibatkan gerakan tubuh anda dan dilakukan sebagai bagian dari bermain, bekerja, transportasi aktif, tugas-tugas rumah dan kegiatan rekreasi seperti berjalan kaki , bersepeda , atau berpartisipasi dalam olahraga. Sedangkan bagi kaum wanita khususnya ibu rumah tangga, aktivitas fisik dapat berupa kegiatan menyapu, mengepel lantai, dan mencuci pakaian. Istilah “aktivitas fisik” tidak boleh keliru dengan “latihan”. Latihan, adalah subkategori dari aktivitas fisik yang direncanakan, terstruktur, berulang-ulang, dan  memiliki tujuan tersendiri misalnya pembentukan otot untuk seorang instruktur senam, atau melakukan olahraga lari untuk pemanasan seorang atlet.
Mengapa aktivitas fisik itu penting ?. Pertanyaan tersebut dapat terjawab setelah melihat data dari WHO bahwa kurangnya aktivitas fisik telah menjadi faktor resiko utama keempat dari angka kematian global. Selain itu, aktivitas fisik diperkirakan menjadi penyebab utama untuk sekitar 21-25% dari kanker payudara dan usus, 27% dari diabetes dan sekitar 30% dari beban penyakit jantung iskemik (penyempitan pembuluh darah arteri jantung yang disebut pembuluh darah koroner).
Berikut beberapa manfaat lain dari aktivitas fisik yang Anda dan anak lakukan:
1.    Memperkuat jantung
Jantung sebenarnya tersusun dari serangkaian otot yang bekerja bersama, oleh sebab itu, latihan secara teratur akan meningkatkan kinerjanya. Nah, dengan memperkuat otot jantung, Anda bisa menghindari penyakit jantung yang bisa menyebabkan kematian, bahkan pada anak-anak sekalipun.

2.    Menjaga arteri dan vena supaya dapat bekerja dengan baik
Latihan fisik atau olahraga dapat mengurangi jumlah kolesterol dan lemak berbahaya dalam darah. Hal ini akan meningkatkan fleksibilitas dinding pembuluh darah, serta membantu penurunan tekanan darah. Nah, hal ini dapat mengurangi risiko serangan jantung maupun  stroke.

3.    Memperkuat paru-paru
Olahraga dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi paru terutama saat beraktivitas, sehingga akan lebih banyak oksigen yang masuk kedalam tubuh dan lebih banyak karbon dioksida yang dikeluarkan dari tubuh.  

4.    Menurunkan kadar gula darah
Latihan fisik akan mencegah akumulasi berlebih gula dalam sirkulasi darah. Saat berolahraga, otot akan mengambil pasokan gula dari sirkulasi dan mengubahnya dalam bentuk energi. 
Hal ini tentunya akan mengurangi risiko diabetes.

5.    Mengontrol berat badan
Saat bermalas-malasan, tubuh kita cenderung mendapat  asupan kalori berlebih dibandingkan penggunaannya, kalori yang tidak terpakai tersebut nantinya akan tersimpan sebagai lemak. Lain halnya apabila kita aktif berolahraga, tubuh kita akan membutuhkan lebih banyak kalori,  sehingga lemak tubuh yang tersimpan akan dibakar untuk diubah menjadi energi. 
Penurunan berat badan, memberikan efek positif bagi kesehatan jantung dan pengontrolan kadar gula darah.

6.    Mencegah kanker
Seseorang yang berolahraga teratur memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kankerterutama pada usus besar, rahim dan payudara. 

7.    Mengatur tekanan darah
Latihan fisik atau olahraga telah terbukti dapat mengurangi stres. Dengan menghindari stress berlebihan, resiko peningkatan tekanan darah serta penyakit jantung pun akan menurun. 

Nah, itu dia manfaat dari aktivitas fisik. Banyak bukan ?. Mari lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari. Sehatkan tubuh kita, Sehatkan Indonesia !

Referensi data : www.who.int

About

BTemplates.com

Followers

Blogroll

Popular Posts