PENTINGNYA AKTIVITAS FISIK
Aktivitas Fisik menurut World Health Organization (WHO) didefinisikan sebagai gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot rangka yang membutuhkan pengeluaran energi. Aktivitas fisik meliputi latihan serta kegiatan lain yang melibatkan gerakan tubuh anda dan dilakukan sebagai bagian dari bermain, bekerja, transportasi aktif, tugas-tugas rumah dan kegiatan rekreasi seperti berjalan kaki , bersepeda , atau berpartisipasi dalam olahraga. Sedangkan bagi kaum wanita khususnya ibu rumah tangga, aktivitas fisik dapat berupa kegiatan menyapu, mengepel lantai, dan mencuci pakaian. Istilah “aktivitas fisik” tidak boleh keliru dengan “latihan”. Latihan, adalah subkategori dari aktivitas fisik yang direncanakan, terstruktur, berulang-ulang, dan memiliki tujuan tersendiri misalnya pembentukan otot untuk seorang instruktur senam, atau melakukan olahraga lari untuk pemanasan seorang atlet.
Mengapa aktivitas fisik itu penting ?. Pertanyaan tersebut dapat terjawab setelah melihat data dari WHO bahwa kurangnya aktivitas fisik telah menjadi faktor resiko utama keempat dari angka kematian global. Selain itu, aktivitas fisik diperkirakan menjadi penyebab utama untuk sekitar 21-25% dari kanker payudara dan usus, 27% dari diabetes dan sekitar 30% dari beban penyakit jantung iskemik (penyempitan pembuluh darah arteri jantung yang disebut pembuluh darah koroner).
Berikut beberapa manfaat lain dari aktivitas fisik yang Anda dan anak lakukan:
1. Memperkuat jantung
Jantung sebenarnya tersusun dari serangkaian otot yang bekerja bersama, oleh sebab itu, latihan secara teratur akan meningkatkan kinerjanya. Nah, dengan memperkuat otot jantung, Anda bisa menghindari penyakit jantung yang bisa menyebabkan kematian, bahkan pada anak-anak sekalipun.
2. Menjaga arteri dan vena supaya dapat bekerja dengan baik
Latihan fisik atau olahraga dapat mengurangi jumlah kolesterol dan lemak berbahaya dalam darah. Hal ini akan meningkatkan fleksibilitas dinding pembuluh darah, serta membantu penurunan tekanan darah. Nah, hal ini dapat mengurangi risiko serangan jantung maupun stroke.
3. Memperkuat paru-paru
Olahraga dapat meningkatkan kapasitas dan efisiensi paru terutama saat beraktivitas, sehingga akan lebih banyak oksigen yang masuk kedalam tubuh dan lebih banyak karbon dioksida yang dikeluarkan dari tubuh.
4. Menurunkan kadar gula darah
Latihan fisik akan mencegah akumulasi berlebih gula dalam sirkulasi darah. Saat berolahraga, otot akan mengambil pasokan gula dari sirkulasi dan mengubahnya dalam bentuk energi.
Hal ini tentunya akan mengurangi risiko diabetes.
5. Mengontrol berat badan
Saat bermalas-malasan, tubuh kita cenderung mendapat asupan kalori berlebih dibandingkan penggunaannya, kalori yang tidak terpakai tersebut nantinya akan tersimpan sebagai lemak. Lain halnya apabila kita aktif berolahraga, tubuh kita akan membutuhkan lebih banyak kalori, sehingga lemak tubuh yang tersimpan akan dibakar untuk diubah menjadi energi.
Penurunan berat badan, memberikan efek positif bagi kesehatan jantung dan pengontrolan kadar gula darah.
6. Mencegah kanker
Seseorang yang berolahraga teratur memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kankerterutama pada usus besar, rahim dan payudara.
7. Mengatur tekanan darah
Latihan fisik atau olahraga telah terbukti dapat mengurangi stres. Dengan menghindari stress berlebihan, resiko peningkatan tekanan darah serta penyakit jantung pun akan menurun.
Nah, itu dia manfaat dari aktivitas fisik. Banyak bukan ?. Mari lakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari. Sehatkan tubuh kita, Sehatkan Indonesia !
Referensi data : www.who.int


0 comments:
Post a Comment